[FF] Belle in the 21st Century (Chapter 4) – Beast’s Family

belle-siwon-1

Belle in the 21st Century: Beast’s Family

kkezzgw art&storyline

Cast: SNSD’s Yoona, SJ’s Siwon

Other Cast:more than 12~

belle-cast-yoonwon

Genre: Romance, Marriage Life, Family

Rated: General

Length: Chapter

Facebook Twitter: ELF SONE YOONWONITED Blog: keziagw wonkyoonjung Ask.fm

BELLE IN THE 21ST CENTURY: CHAPTER 1 | 2 | 3

Disclaimer: FF ini terinspirasi dan di adaptasi dari series Disney Princess‘Beauty and the Beast’ (1991) yang akan diterjemahkan menjadi versi abad 21 dengan berbagai perombakan yang tetap berhubungan dengan cerita aslinya. Series pertama dari Disney Princess di abad 21 versi kkezzgw ini dimulai dari YoonWon dan nanti akan dilanjutkan ke HaeSica, SeoKyu, dan seterusnya. Mohon maaf untuk kesamaan cerita, alur, karakter, adegan, maupun nama.

—————————————————————–

—Cerita dalam chapter ini telah diperbaharui pada 23 Juni 2016. Reader baru maupun lama disarankan untuk membaca lagi untuk menghilangkan kebingungan di chapter-chapter berikutnya—

*

*

*

Aku tidak boleh mati…kumohon jangan sekarang, Tuhan.

Yoona tampak gelisah dalam tidurnya membuat matanya terbuka perlahan. Mata indahnya mengerjap sembari menguap singkat, jiwa gadis itu belum sepenuhnya masuk ke dalam tubuhnya lagi setelah ia pingsan tadi malam.

Butuh beberapa detik untuknya menyadari dimana ia berada. Yoona membulatkan matanya panik begitu ia sadar ia tak mengenali dimana ia berada sekarang.

Astaga, apa ia benar – benar sudah mati? Tidak mungkin…kamar ini jelas bukan kamarnya. Apa ia sedang berada di hotel bintang lima? Mengapa ia bisa berada disini?

Yoona memperhatikan interior ruangan yang ia tempati saat ini. Kamar ini didominasi oleh warna ungu. Lampu ruangan yang terbuat dari crystal berwarna ungu, single sofa menghiasi sudut ruangan, dan dinding ruangan yang dilapisi oleh wallpaper dengan warna perpaduan ungu dan putih yang membuat ruangan ini semakin terlihat mewah.

Yoona menampar pipinya sendiri dan terasa sakit, ini bukan mimpi. Sebenarnya apa yang terjadi padanya? Ia ingat semalam ada beberapa pria yang membekapnya dan membuatnya tak sadarkan diri, dan sekarang saat ia membuka mata, ia seperti dimasukkan ke dalam istana antah berantah yang tak ingin ia masuki.

Gadis itu memperhatikan pakaiannya yang masih sama seperti kemarin—dress berwarna biru metalik sebatas setengah paha—membuatnya sedikit bisa bernafas lega.

Yoona langsung menganga terkesima dengan pemandangan yang ada dibalik tirai, “Astaga….bagaimana mungkin bisa ada tempat seindah ini?

CKLEK~

Yoona nyaris melonjak mendengar pintu kamarnya terbuka dan muncul seorang wanita yang tersenyum lembut kearahnya. Kecantikan wanita itu tidak lenyap dimakan usia walaupun Yoona yakin ia sudah mulai memasuki fase usia senja.

“Kau sudah bangun rupanya,”

Yoona menatap wanita itu kebingungan, “A-anda siapa? Ke—kenapa saya bisa berada disini?”

Wanita itu semakin mendekati Yoona yang masih memasang sikap was-was lalu mengulurkan tangannya sembari melempar senyum hangat, “Aku Choi Hanna, ibu Siwon”

Yoona terbelalak mendengarnya, “Ibunya Siwon? Berarti..aku sekarang ada di—”

“Rumah Siwon, lebih tepatnya rumah keluarga Choi.”

“Mengapa aku bisa berada disini? Apa Tuan Choi yang membawaku kemari?”

Oh tentu saja tua bangka itu yang membawaku kemari! Umpat Yoona kesal dalam hati, ia baru ingat kronologi kejadian kemarin.

Choi Hanna tertawa kecil melihat kepanikan Yoona, calon menantunya ini sangat polos dan lugu. “Ya, suamiku yang membawamu kemari..”

Yoona semakin salah tingkah begitu ia tahu wanita di depannya ini adalah calon ibu mertuanya. Bagaimana ceritanya ia bertemu dengan calon mertuanya dalam keadaan pasca bangun tidur, memakai pakaian yang tidak wajar, dan bau alcohol menyeruak di seluruh tubuhnya? Oh tidak, ini benar- benar tidak baik. Gadis itu bergerak gelisah, berusaha secara halus menutupi pahanya yang terpampang lebar di hadapan Choi Hanna.

Choi Hanna mulai menyadari kegelisahan Yoona karena penampilannya yang kurang sopan, ia pun memanggil seseorang, “Sooyoung! Sooyoung!”

Tak lama munculah sosok gadis bernama Sooyoung itu. Dengan dress berwarna putih, rambut bergelombang yang tergerai manis sepunggung, dipadu dengan ankle boot cokelat untuk membatunya menapaki bumi, gadis itu tampak seperti malaikat.

“Waeguraeyo, eomma?”

Sekilas Sooyoung melirik kearah Yoona yang sedang menunduk tepat di samping ibunya dengan kening mengernyit heran. Siapa gadis ini? Dan kenapa pakaiannya seperti pelayan – pelayan di club malam elite? Namun ia terpaksa harus meredam rasa penasarannya saat ibunya memanggilnya kembali.

“Sooyoung, kenalkan ini calon istri kakakmu, Yoona”

Seketika novel yang dipegang Sooyoung pun terjatuh dengan mata membulat shock, “APA?! Gadis ini yang akan menjadi istri Siwon? Tapi—tapi…kenapa pakaiannya seperti itu?” pekik Sooyoung secara gamblang.

Gen…berbicara gamblang sepertinya sudah menjadi kebiasaan di keluarga ini, desah Yoona yang hanya bisa menahan malu mendengar perkataan Sooyoung.

Choi Hanna melotot marah, “Choi Sooyoung! Sudah mama bilang berapa kali untuk menjaga perkataanmu, huh?!”

Sooyoung merengut kesal mendengarnya, ia melirik tajam kearah Yoona yang masih diam mematung di belakang ibunya, “Lalu kenapa mama memanggilku? Aku ingin sarapan setelah itu pergi ke kampus” ujarnya setengah malas.

“Pinjamkan bajumu untuk Yoona, dia terlihat tidak nyaman memakai pakaiannya sekarang”

Sooyoung menggigit bibirnya untuk menahan umpatan yang siap keluar dari bibir kecilnya. Namun yang bisa Sooyoung lakukan hanyalah mengangguk pasrah, “Hmm…nona, cepat kesini. Aku akan meminjamkan baju untukmu,”

Mata Sooyoung terbelalak ketika ia menatap Yoona yang tampak mengenalinya juga, “EO! AGASSI?!”

**

“Aku benar – benar menyesal karena bersikap jutek padamu, kak. Aku memang tidak terlalu suka dengan kehadiran orang asing,” sesal Sooyoung.

“Tidak usah kau pikirkan,” balas Yoona santai.

Mereka berdua kini berjalan beriringan menuju kamar. Sembari mengobrol, Yoona memperhatikan mansion milik keluarga Halstein yang menyerupai istana modern. Interior rumah ini jelas mengusung tema classic yang membuat Yoona merasa berada di Buckingham Palace ala Kerajaan Inggris di Eropa. Warna gold, silver, serta cream mendominasi setiap sudut rumah yang semakin cantik saat barang – barang berbau vintage seperti vas, lukisan besar ala kerajaan, ukiran – ukiran di tembok maupun atap rumah, serta patung – patung yang mengisi celah sempit di sudut rumah. Mereka mempercayakan karpet merah untuk melapisi bagian lantai dua, sedangkan lantai satu dilapisi oleh marmer berwarna putih dan hitam. Bahkan rumah ini memiliki dua tangga di sisi kanan maupun kiri sehingga menambah kesan seperti sebuah ballroom pesta dansa, terlebih sebuah piano berdiri gagah di lantai 1 membuat rumah ini benar – benar patut dinominasikan sebagai rumah kelas satu.

Dan beruntungnya Yoona akan menjadi istri dari pemilik rumah ini.

Gagasan itu menyenangkan sekaligus menyedihkan.

“Rumah ini benar – benar seperti istana…”

Sooyoung hanya tersenyum maklum lalu merangkul bahu Yoona hangat, “Ayah memang menyukai design rumah seperti ini, bahkan kamar yang semalam kau tempati sempat menjadi kamarku, tapi karena aku bosan aku meminta pindah…”

Sooyoung melangkah masuk ke dalam kamarnya dengan santai, tidak mempedulikan Yoona yang tercengang dibelakangnya. Yoona bersumpah semua wanita di dunia ini ingin memiliki kamar seperti Sooyoung.

“Kau pilih saja sendiri baju yang kau mau, kau bebas mengambil di walk-in closet ku” ujarnya santai.

Demi apapun ini pertama kalinya Yoona melihat walk-in closet secara langsung. Dengan sedikit kikuk, Yoona masuk dan kembali terperangah melihat ratusan pakaian, accessories, sepatu, tas, dan segala jenis perlengkapan ala wanita. Dengan asal, Yoona memilih coat berwarna tosca dan legging hitam serta sepatu sneakers putih.

Sooyoung menatap Yoona sekilas saat calon kakak iparnya itu dari ujung kepala sampai ujung kaki. Cantik, manis dan sederhana. Itulah pemikiran pertama yang terlintas saat melihat Yoona dengan pakaiannya.

Ia tersenyum senang menyadari bahwa Yoona akan menjadi kakak iparnya, kapan lagi ia bisa menjadi adik ipar wanita yang jago berkelahi seperti Yoona?

**

Tuan Choi menangkap sosok Yoona dan Sooyoung yang turun bersama lalu berjalan kearah meja makan sambil tertawa riang. Pria itu bingung melihat Sooyoung tampak akrab dengan Yoona, tidak biasanya anak perempuannya itu membuka diri dengan orang asing.

Sooyoung—yang biasanya begitu cuek dan selalu memasang perisai baja pada orang asing—bisa ditakhlukan oleh Yoona secepat itu, mungkin gadis ajaib ini juga sanggup memutar balikkan kepribadian Siwon dengan mudah.

“Papa!”

Yoona langsung menoleh kearah meja makan dan melihat Tuan Halstein sedang menatap mereka, “Wah, bahkan kau sudah mulai pendekatan dengan calon kakak iparmu, Sooyoung”

Sooyoung tertawa riang, “Tentu saja! Papa tidak bilang kalau calon kakak iparku adalah nona yang hebat ini!”

Minho yang penasaran dengan perawakan calon istri Siwon pun mendongakan kepalanya. Detik berikutnya ia terperanjat kaget , ia menunjuk – nunjuk Yoona dengan telunjuknya sambil mengerjapkan mata tidak percaya, “K-kau no—nona yang…”

Sooyoung memukul kening adik laki – lakinya kencang seolah mengingatkannya untuk tidak membocorkan semuanya.

Walaupun Tuan dan Nyonya Hasltein sedikit heran melihat kedua anaknya bisa mengenal Yoona, namun mereka tidak mempermasalahkannya jika hal itu justru mempermudah pernikahan Siwon dan Yoona.

Keluarga Halstein menikmati makan pagi mereka dengan hangat. Suasana itu masih terasa dengan jelas sampai seorang pria turun dengan wajah kusutnya. Tanpa menoleh bahkan sekedar melirik kearah ruang makan, pria itu berlalu begitu saja menuju pintu rumah mereka tanpa mempedulikan mereka sedang memperhatikannya.

Tuan Choi yang menyadari kehadiran Siwon segera memanggilnya, “Siwon!”

Pria itu menghentikan pergerakan kakinya saat mendengar suara Tuan Choi yang selalu membuatnya ingat akan kebenciannya , karena itu ia selalu menghindari bertemu dengan keluarga ayahnya ini.

“Kemarilah, calon istrimu ada disini”

Barulah ia menyadari ada sosok baru di meja itu. Siwon menyeringai aneh lalu menghampiri mereka semua, “Apa!?” ujarnya dingin.

“Sarapanlah selagi masakannya masih hangat, nak” ujar Choi Hanna berusaha bersikap ramah.

Siwon mendelik tak suka dan kembali menatap sang ayah dingin, “Aku bertanya padamu ada apa kau memanggilku? Aku harus berangkat kerja,”

Tuan Choi menghela nafasnya berat lalu menatap Siwon dan Yoona bergantian, “Setidaknya kau harus ikut makan bersama saat calon istrimu ada disini untuk pendekatan.”

Tanpa diduga, Siwon dan Yoona menampakan reaksi yang sama—mual dan rasanya ingin ke kamar mandi untuk mengeluarkan isi perut mereka. Pendekatan apa? Bahkan keduanya tidak menyukai satu sama lain. Namun Siwon tidak mau memperpanjang masalah dan memutuskan untuk duduk tepat di seberang ayahnya. Suasana pun menjadi kaku dan dingin saat Raja Es duduk disana.

Dalam diamnya, mata tajam Siwon memperhatikan dengan baik calon istrinya yang kini tepat berada di samping kanannya. Pakaiannya terlihat lebih trendy dan berkelas dibanding saat mereka pertama kali bertemu beberapa hari yang lalu di kantor ayahnya. Namun, matanya menajam ketika melihat dress yang ada di pangkuan Yoona.

Jelas Siwon mengenali dress itu, hampir setiap malam ia melihat pelayan – pelayan di ruangan VVIP tempatnya biasa menghabiskan malam. Bagaimana mungkin ayahnya menikahkannya dengan pelayan club malam milik Raphael? Ada gangguan apa dalam otak ayahnya itu sekarang?

“Kau…apa pekerjaanmu?” tanyanya sinis.

Gadis itu hanya menatapnya datar lalu menghela nafasnya berlebihan, ia tahu cepat atau lambat Siwon akan tahu tentang hal ini. Namun ia justru senang, karena Yoona yakin pria ini akan berusaha dengan keras untuk menolak pernikahan mereka.

“Aku bekerja sebagai pelayan di Tible Club and Bar.” Ujarnya santai membuat semuanya tercengang.

Siwon langsung menatap ayahnya marah, “Pa, kau akan menikahkanku dengan gadis rendahan seperti dia? Pelayan club malam? Yang benar saja, huh?!” ujarnya marah sambil menujuk – nunjuk Yoona.

Sooyoung dan Minho memang kaget mendengar dimana calon kakak iparnya bekerja, namun mereka yang pernah melihat kebaikan dan bahkan keahlian Yoona dalam bela diri tak berani mengomentari apapun, sedangkan Choi Hanna hanya diam karena sudah tahu alasan yang sebenarnya mengapa Yoona bisa menjadi istri anak tirinya itu.

Tuan Choi meletakan pisau yang digenggamnya lalu menatap Siwon tenang, “Bukankah sudah kubilang, kau akan tetap menikah dengan gadis ini. Apapun yang terjadi, Choi Siwon. Dan Nona Yoona, mulai hari ini kau tidak perlu datang ke club malam itu lagi, kau sudah dikeluarkan,”

Siwon mendesis marah, “Tapi apa tidak ada wanita yang lebih baik selain dia? Setidaknya…oh astaga, wanita ini benar – benar bukan seleraku! Terlebih lagi ia adalah seorang pelayan di club malam, apa kau tidak memastikan dengan baik latar belakang keluarganya?”

Cukup sudah! Kesabaranku sudah habis! Yoona menghembuskan nafas beratnya, emosi yang tertahan sejak awal mereka bertemu kini siap meledak sepenuhnya tanpa bisa di kontrol.

BRAK~

Yoona menggebrak meja makan hingga seluruh keluarga Halstein menoleh kaget. Dengan tangan mengepal sempurna, Yoona melirik Siwon jengkel, “Tuan Choi Siwon yang terhormat, jangan bertingkah seperti kau ini hanya pria satu – satunya di muka bumi sehingga aku terlihat seperti memohon padamu untuk menikahiku!”

Aura mencekam langsung terasa di seluruh penjuru rumah, dan untuk kesekian kalinya keluarga Halstein harus mengalami shock sekilas melihat aksi Yoona yang membentak dan mendebat seorang Choi Siwon.

“Kau kira aku yang memohon pada ayahmu untuk dinikahkan denganmu? Demi dewa di langit ketujuh, jangan pernah berpikir apalagi berharap hal itu akan terjadi! Aku melakukan ini semua demi ayahku, dan jangan pernah kau menghina keluargaku! Setidaknya aku lebih baik dalam hal menghargai sosok orangtua. Jika kau tidak terima dengan pernikahan ini, kau kira aku menerimanya dengan sukarela? Kau kira aku mau menikah dengan pria dengan tingkat keangkuhan dan sifat dingin yang sudah memasuki taraf memperihatinkan? Sekali lagi aku tekankan, aku juga tidak mau menikah denganmu, tanyakan pada Bapak Tuan Choi kenapa aku yang dipilihnya untuk menjadi istri makhluk es sepertimu!”

“A-apa kau bilang? Ma-makhluk es?!”

“Aku belum selesai! Mungkin diluar sana ada ribuan wanita yang mengantri untuk menjadi istrimu, tapi kau tidak akan pernah melihatku dalam barisan itu. Dan karena kita diharuskan menikah, lebih baik jalani saja dan jangan menghinaku dengan kalimat – kalimat yang tidak perlu! Sebelum kau menikah denganku, lebih baik kau bersenang – senang sesuka hatimu karena….setelah kita menikah, jangan harap kau bisa melihat dunia luar dengan bebas.”

Lidah Siwon terasa kelu setelah mendengar deklarasi perang Yoona yang membuat seisi ruangan dilanda keheningan mendadak. Wajah Siwon terlihat shock dan malu melihat seseorang berani melakukan hal ini padanya. Ia tak sanggup menjawab ataupun mendebat Yoona yang kini masih menatapnya dengan tatapan—jengkel. Ini pertama kalinya dalam sejarah seorang Choi Siwon diperlakukan serendah ini oleh seseorang.

Gadis itu menghembuskan nafasnya yang terasa menipis termakan amarah. Ia sudah tidak tahan berada di ruangan ini, ia bisa saja menghujani Siwon dengan berbagai jenis kalimat yang sarat akan emosi dihadapan kedua calon mertuanya—tapi ia tidak mau melakukannya.

Dengan berat hati, ia menoleh kearah Tuan Choi dan Choi Hanna yang menatapnya sungkan namun takjub.

“Maafkan saya, sepertinya saya harus pergi sebelum aku benar – benar mengeluarkan semuanya.”

“Y-ya, pergilah. Jangan lupa mulai hari ini kau tinggal disini, Yoona,” ujar Choi Hanna.

Yoona mengangguk pelan lalu kembali membungkukkan badannya, ekor matanya melirik sinis kearah Siwon ia melangkah meninggalkan ruang makan. Semua, kecuali Siwon, menatap kepergian Yoona dengan tatapan takjub. Tidak ada dan tidak akan pernah ada seseorang yang mampu mendebat seorang Choi Siwon selugas itu selain Yoona—bahkan Siwon pun terdiam tak tahu harus berkata apa.

“Woah noona itu memang benar – benar keren! Aku harus menyusulnya!” ujar Minho polos dan detik berikutnya ia segera berlari mengejar Yoona.

Sooyoung justru sibuk mengulum senyum puas karena kalimat tajam Yoona sukses menampar Siwon dengan kalimat tajamnya, ia menatap kakaknya penuh ejek, “Untuk pertama kalinya dalam sejarah ada yang bisa mengalahkanmu dalam berdebat hingga kau sendiri pun tertegun. Betapa indahnya dunia ini saat ada Yoona,”

Siwon melirik tajam kearah adik tirinya, “Diam!”

Sooyoung mengendikkan bahunya tak peduli dan kembali meneruskan sarapannya.

Tuan Choi melempar senyum penuh kemenangan kearah Siwon, “Dan kesimpulan dari kejadian ini, kau pasti sudah tahu kan mengapa aku menikahkanmu dengannya?”

Kali ini mata Siwon menatap Tuan Choi dengan enggan, sejujurnya ia malu mengakui ini semua, namun ia sadar gadis ini sungguh mematikkan. Pemikiran itu membuatnya semakin membenci Yoona.

**

Mata Yoona masih berkilat marah saat ia berhasil keluar dari rumah mewah keluarga Halstein. Gadis itu membuang nafasnya kasar lalu menoleh kearah rumah itu dengan tatapan kesal, “Kau pikir aku bersedia menikah denganmu! Percaya diri sekali tuan berjiwa es itu” gerutunya.

Oh tidak rumah ini benar – benar rumah raksaksa. Dimana pintu gerbangnya?

“Aish, benar – benar merepotkan!”

TIN TIN~

Noona!

Yoona menoleh ke belakang dan mendapati Ranch Rover berwarna hitam menyapanya, Minho melambaikan tangan kearahnya. “Masuklah, aku akan mengantarkanmu kemanapun noona pergi!”

Jinjja? Gomawo, Minho-ya. Kau baik sekali padaku”

Minho tertawa sambil menjalankan mobilnya dengan kecepatan cukup tinggi, “Tentu saja, mulai sekarang kau bisa berangkat kuliah bersamaku. Bagaimana pun kau ini calon kakak ipar yang pernah menolongku dengan cara yang sangat menakjubkan.”

Yoona hanya mengulum senyum mendengarnya dan menatap kaca di depannya. Ternyata rumah utama dan gerbang terpisah sejauh dua kilometer, dengan taman yang terbentang luas di kanan kirinya.

Yoona berusaha tidak terkejut.

“Kau pasti kesal pada Siwon karena perkataannya tadi. Aku mewakilinya untuk meminta maaf, dia memang menyebalkan tapi dia tetap kakak yang sangat ku kagumi.”

Yoona menatap ngeri kearah Minho. Memang wajar jika seorang adik menganggumi kakaknya, namun apa yang bisa dikagumi dari Choi Siwon—selain wajahnya dan kesempurnaan fisik yang ia miliki?

“Apa dia sejak dulu memang seperti itu?”

Minho mengendikkan bahunya ragu, “Entahlah, Siwon tidak pernah berubah sejak pertama kali kami datang ke rumah ini”

“Maksudmu—”

“Aku dan Sooyoung adalah adik tiri Siwon. Satu ayah berbeda ibu” ujarnya tersenyum maklum kearah Yoona yang tercengang mendengarnya, “Aku tidak tahu seperti apa Siwon yang sebenarnya, kudengar ia menjadi seperti ini semenjak kematian ibunya dan karena ayah menikah lagi dengan ibuku,”

Yoona hanya bisa menatap Minho prihatin saat melihat air muka Minho berubah sedih, ia terlihat begitu menyayangi Siwon dan ingin dianggap sebagai adik oleh pria es itu, “Karena itu…terlebih saat melihat kejadian tadi, aku berharap besar kakak sanggup mengubah Siwon kembali seperti dulu.”

Yoona tercekat mendengar permohonan Minho. Ia tak sanggup menjawab dan hanya bisa menatap calon adik iparnya dengan tatapan getir, karena ia tidak mau berjanji untuk hal – hal yang belum ia ketahui kepastiannya.

Ia ragu dapat merubah Choi Siwon seperti semula.

Namun ia berjanji akan melakukannya.

Cepat atau lambat.

**

“Berhentilah menekuk wajahmu seperti itu! Ayo bersenang – senang!”

Siwon menepis tangan Leeteuk yang merangkul bahunya kasar, “Diamlah, kau tidak tahu penderitaanku akan pernikahan sialan itu,” ujar membuat keempat pria tampan di ruangan itu tertawa keras.

“Jadi kau benar – benar akan menikah? Wow, tidak pernah terlintas di pikiranku seorang Choi Siwon bahkan melewati fase itu” sindir Eunhyuk sambil mengedipkan kearah wanita malam yang berada disampingnya.

Teman – teman Siwon cukup terkejut mendengar kabar pernikahannya, terlebih yang akan menikah adalah seorang Choi Siwon yang terkenal benci komitmen dan bersikap dingin kepada siapapun. Pesonanya dan kesempurnaan fisiknya memang sanggup membuat wanita pening dalam sekejap, namun belum ada wanita yang sanggup menyentuh hati Siwon lagi dan mereka semua sadar akan hal itu. Ide pernikahan yang dilontarkan oleh ayah teman mereka jelas menjadi bahan candaan yang empuk namun mereka juga bersyukur akhirnya Siwon menikah.

“Tapi aku senang mendengarnya, kau sudah terlalu liar” kata Kyuhyun dengan wajah tenang yang membuat mood Siwon semakin buruk, “Diam kau, Professor! Kau seharusnya membantuku menyelesaikan permasalahan konyol ini, bukan mendukungnya!” cerca Siwon tajam.

“Dan…apa kau sudah bertemu dengan calon istrimu?”

DEG

Pertanyaan Donghae membuat Siwon bungkam, raut wajahnya seketika berubah tegang dan rahangnya mengeras, bayangan kejadian tadi pagi masih terekam jelas di benak Siwon, bahkan setiap perkataan gadis itu masih ia ingat dengan baik.

Teman – teman Siwon menyalah artikan perubahan itu dan mulai menggodanya, “Ah, pasti dia sangat cantik dan sexy! Kalau seperti itu, jangan berpura – pura menolaknya, bukannya kau terbiasa menghabiskan malam dengan wanita – wanita seperti itu?”

Sontak ucapan gamblang Donghae membuat semuanya tertawa. Namun hal itu ditanggapi Siwon dengan lemparan gelas wine miliknya ke tembok.

“Cantik? Sexy? Mendekati saja tidak! jika kau tahu dia seperti apa, kau pasti menyesal pernah mengucapkan dua kata itu untuk mendeskripsikan gadis desa itu,”

Ketiganya saling bertatapan bingung, sedangkan Eunhyuk mulai sibuk dengan dunianya sendiri bersama wanita malam yang sejak tadi berada di pangkuannya, “Apa kami mengenalnya? Melihat reaksimu, sepertinya gadis itu menakutkan namun mengagumkan, benar ‘kan?”

“Kurasa kalian pernah melihatnya tapi tidak mengenalnya, dia sering berada di sekitar kita, mungkin?”

Donghae mengkerutkan keningnya berusaha mengingat – ngingat setiap wanita yang dikenalnya, tidak mungkin ‘kan Siwon dinikahkan oleh wanita malam?

“Tunggu, apa dia sekretaris ayahmu?” Siwon menggeleng pelan mendengar tebakkan Donghae.

“Seorang anak pengusaha yang di jodohkan denganmu?” Leeteuk mencoba menebak dan ternyata hasilnya sama seperti Donghae.

“Tidak mungkin ‘kan seorang psikiater? Barangkali ayahmu mulai berpikir untuk melakukan pengobatan gratis pada anak sulungnya” Siwon menoleh tajam kearah Leeteuk, “Bukan Paxton, lagipula memang kau pernah bertemu dengan seorang psikiater?”

Donghae menepuk tangannya begitu merasa kali ini ia yakin akan jawabannya, “Ah, apa dia seorang model?”

“Yang benar saja, Lee Donghae! Maksudmu aku menyebut seorang model tidak sexy, begitu?”

Kyuhyun yang sejak tadi hanya diam memikirkan sesuatu yang aneh namun patut dicoba, “Apa….dia pelayan club malam ini?”

Siwon membulatkan matanya shock. Bagaimana caranya si jenius ini bisa menebaknya tepat sasaran? Gelar Professor yang diraihnya memang bukan bahan candaan, “K-kau…kau tahu darimana!?”

“HA? Jadi calon istrimu bekerja disini? Di club malam milik bedebah ini?!”

Donghae dan Leeteuk reflek menoleh kearah kiri mereka yang ternyata sudah tidak tersisa apapun. Keduanya mendesah kesal, disaat seperti ini bisa – bisanya Eunhyuk melampiaskan nafsunya di lantai dua club malamnya sendiri.

“Bagaimana caranya kau bisa menikah dengan pelayan club malam?”

Siwon hanya membuang nafasnya kasar sambil menyandarkan punggungnya ke sofa, “Entahlah, tua bangka itu benar – benar ingin mengaturku seumur hidup. Gadis itu benar – benar bukan tipeku, sangat canggung dan kaku.”

“Memang siapa namanya?”

“Yoona. Nama yang sangat kaku, membosankan, dan menyebalkan”

Leeteuk kemudian melirik Siwon dengan tatapan menggoda, “Bung, sepertinya dia benar-benar akan menyiksamu saat kalian sudah menikah nanti.”

Namun yang mereka lihat dari Siwon sekarang adalah tatapan yang menggelap diiringi dengan seringaian licik yang membuat ketiganya perlahan menghentikan tawanya dan memandangi Siwon, mereka dapat menangkap aura kejam dalam pergerakan bola mata Siwon, “Aku tersiksa? Tidak, justru aku yang akan menyiksa gadis itu dengan pesonaku,” gumam Siwon pelan namun sarat akan dendam.

“Kau tahu kan bagaimana nasib para wanita – wanita yang berhasil terperangkap dalam jebakan pesonaku? Namun, gadis itu akan mendapatkan yang lebih ‘indah’ dibanding hanya sekedar pesonaku”

Raut wajah ketiganya seketika berubah. Mereka mengenal Siwon dengan baik, mereka terlalu saling mengenal hingga pergerakan Siwon yang tenang namun angkuh dapat mereka baca artinya.

Siwon kini memutar – mutar botol wine itu dalam genggamannya sembari mengulum senyum dingin, “Apa kalian tahu apa kelemahan terbesar seluruh umat manusia di muka bumi ini? Cinta. Cinta melumpuhkan seluruh pikiran, jiwa, dan bahkan kewarasan setiap insan yang masih bernafas seperti kita. Terlebih wanita, jika berurusan tentang cinta, sekalipun kita menakutkan seperti singa atau secerdik kancil, kau akan berubah menjadi kelinci bodoh dan lemah saat kau mengalami hal terkutuk yang sering disebut dengan jatuh cinta. Itulah hukum dari kata ‘cinta’ yang sebenarnya.”

“Kau tidak mungkin—”

“Sayangnya tebakkanmu benar, Professor Cho Kyuhyun. Gadis sialan itu…ia tak akan pernah bisa membuatku terlihat lemah lagi, cukup sekali ia berhasil mempermalukanku dan selanjutnya, jangan harap hal itu akan terjadi lagi diantara kita.”

“Siwon—”

“Akan kubuat gadis itu jatuh cinta padaku, di dalam hatinya hanya akan terukir namaku, hanya ada bayanganku dalam benaknya, hanya ada aku tempatnya bersandar, dan akan kubuat ia menjadikanku prioritas hidupnya. Perkataannya yang setajam silet akan kubuat semanis gulali, perlakuannya yang kasar akan berubah lembut, dan aku akan membuatnya bertekuk lutut memohon cinta padaku”

Siwon yang sejak tadi mengelus lembut botol wine dalam genggamannya pun menyeringai licik, “Namun setelah itu..”

PRANG~

Botol wine itu ia jatuhkan ke lantai, menyebabkan cairan merah keunguan di dalamnya mengalir serta pecahan kaca yang bertebaran di sekitar Choi Siwon, “Nasib hatinya akan sama seperti botol itu; hancur berkeping – keping dan tak berharga lagi”

Donghae menelan salivanya susah payah setelah melihat ambisi Siwon, “Ku—kurasa kau tidak perlu melakukannya, Siwon. Lebih baik kau meminta ayahmu mencarikan wanita lain atau kau menikah dengan wanita yang kau cintai kelak, kau tidak perlu menyiksa gadis malang itu”

Siwon tersenyum miring mendengarnya, “Tidak, aku tidak akan pernah mencintai wanita lagi. Cinta itu hanyalah omong kosong, di dunia tidak ada cinta sejati atau apapun itu. Well, ayahku yang mengajarkanku akan hal itu.”

Kini ketiganya hanya bisa terdiam memandangi Siwon yang dengan santainya kembali meminum wine dalam gelasnya. Mereka tahu Siwon mengalami kepahitan terhadap sang ayah yang tidak akan pernah ada obatnya kecuali seseorang dapat melakukannya. Namun, mendengar sumpah Siwon untuk calon istrinya sendiri, mereka semakin ragu akan hal itu.

“Pegang janjiku, dan aku akan membuktikannya pada kalian semua”

Kyuhyun menatap Siwon dengan tatapan menyelidiki, entah apakah yang ada di pikiran Professor muda ini memang benar, namun Siwon bukan seperti ingin melakukan hal itu. Ia tak mengerti, ia melihat sendiri bagaimana Siwon begitu membenci calon istrinya, namun entah apakah karena seorang Professor berpikir sesuatu diluar logika manusia awam, ia menangkap sesuatu dari perkataan maupun sikap Siwon yang berbeda dari biasanya. Ia terlihat sedang melindungi dirinya sendiri dari perasaan ajaib yang disebut cinta itu, berusaha keras untuk menutup hatinya dari sang istri.

Ada apa ini? Mengapa Kyuhyun seperti mendapatkan kesimpulan dari ini semua?

**

Yoona mengusap jemari kaku ayahnya dengan lembut, ia bermaksud mengucapkan salam. Hari ini ia resmi tinggal di kediaman keluarga Halstein sampai ia menikah nanti. Walaupun ia sempat menolak, namun paksaan Tuan Choi membuatnya pasrah. Yoona berusaha tersenyum seraya mengusap wajah ayahnya.

Ia bisa membayangkan apa yang akan orangtuanya katakan tentang pernikahan ini, pernikahan yang akan membuatnya tersiksa. Namun apa lagi yang bisa ia lakukan? Ia tak mau ayahnya membusuk di penjara selama sisa hidupnya dalam keadaan koma.

Yoona menguatkan hatinya, ia yakin ia bisa menghadapi Siwon dengan baik. “Ma, pa, kalian tenang saja…aku akan bertahan dalam pernikahan ini, ini hanya sementara, kalian tidak perlu cemas. Kalian tahu ‘kan aku bisa melumpuhkan mangsa dalamsekejap?”

Lalu Yoona pun memeluk tubuh kaku ayahnya dengan mata yang sudah basah, ia tidak tahu harus berekspresi apa selain menangisi takdirnya yang membingungkan ini. Tentu saja ia ingin bahagia dan menikah dengan pria yang ia cintai, namun sepertinya takdir tak pernah berada di pihaknya.

Tiba – tiba semangatnya untuk membuat Siwon tunduk padanya berkobar – kobar dalam hati Yoona.

“Aku bersumpah akan membuat Choi Siwon tunduk padaku, karena aku ingin bahagia. Dan kuharap pria itu bersedia memberikan kebahagiaan itu, sekalipun aku tahu itu mustahil.

Im Yoona sudah bertekad akan membuat Raja Es bernama Choi Siwon mencairkan segala sifat buruknya dan mengubah Siwon seperti dulu lagi—entah seperti apa sosoknya dulu. Ia akan melakukan segala cara untuk menggali informasi tentang Choi Siwon, dan membuktikan pada Tuan Choi bahwa ia bisa ‘membayar’ tuntutan itu dengan sebaik – baiknya.

To Be Continue

A/N [2016/06/23] : Hallo readers sekalian! Jadi kalian pasti tahu aku vakum selama setahun karena terlalu cape ngadepin para readers yang nuduh FF ini plagiat FF lain. Karena itu aku memutuskan untuk merenung dan memutar otakku untuk tetap melanjutkan cerita FF ini walaupun dengan alur yang harus kuubah. Semoga perubahan yang ada disini berjalan kearah yang lebih baik, dan bagi kalian yang nuduh FF ini plagiat, semoga versi yang baru ini tidak bikin kalian nuduh saya lagi.

See you on the next chapter!<3

 

301 responses to “[FF] Belle in the 21st Century (Chapter 4) – Beast’s Family

  1. Seruuuuuu! Hanya kyuhyun yang sadar. Jadi gak sabar kisah yoona siwon bakal gimana. Berhasil kah usaha yoona tuk naklukin siwon? Berhasil jugakah siwon tuk buat yoona jatuh cinta?

    Like

  2. Untung yg nyulik yoona itu suruhan appanya siwon…
    Makin seru ny ffnya, kira2 siapa yah yg jtuh cinta dluan…
    semoga yoona bisa taklukkin siwon n berubah menjadi orang yg baik…
    Penasaran sih knpa siwon tkut jtuh cinta…

    Like

  3. ahahhaa…. siwon kalah debat ama yoona. biar tau rasa deh…. yoona bener2 kereennn… wah?? apa ya rencana siwon?

    Like

  4. siwon lg mnutupi hatinya dari pandangan otang lain ya ?!
    apa sebenernya dy udah suka yoona y ??
    seruuu….

    Like

  5. Aq dah yakin klo sebenarnya siwon oppa ini punya semacam ketertarikan ma sosok yoona gadis yg bisa bikin mulutnya rapet and g bisa bls omongan yoona yg sarkatis…tis…tis……
    G sabar baca lanjutannya….

    Like

  6. apaan sih siwon ni,,ntar jadi suka ma yoona bru tau rasa lho,,
    spa yang bakalan jbertekuk lutut duluan nih siwon apa yoona?
    penasarannnn
    lanjuttttttt lgg
    tetep semangatt ya chinguu

    Like

  7. wuiiihh daebak yoona uni bisa menang debat ma siwon oppa. yoona uni gue suka gaya lo 😁 haha
    ..

    Like

  8. wow yoongeon daebaak dah buat wonppa trkejut bisa mngalahkn nya dlam hal brdebat hehe tpi kasian harus mnikah dngan wonppa secara trpaksa wah wonppa yakin bnget kn mmbuat yoong eon jatuh cinta pdanya n kyuppa brpikir spertinya wonppa dah mulai trtarik ma yoong eon mskipun dia bilang sngat mmbencinya

    Like

  9. huhhhhhhhhhhhhhh~ daebak,yoona?wow yoona keren berani nglawan siwon….. kyak.a cp.slanjut.a makin keren nih

    Like

  10. seruuu
    kyuppa kaya paranormal aja bisa tau perkataan wonppa yang sperti itu.
    yoona keren bisa membuat wonppa terdiam

    Like

  11. Whoaa…Daebbak…Yoong eonni..Aku sangat kagum pdamu,,kata2 mu sanggup membuat wonppa diam tak berkutik…Haha,,makannya oppa,jng menyepelekan seorang im yoona,tau sendirikan akibatnya…
    Kyuppa hebat bener ya,tebakan nya bisa bener gitu,profesor emang beda hhe^^ *apalah2
    lanjut baca chapt.selanjutnya thor😀

    Like

  12. Whoaa…Daebbak…Yoong eonni..Aku sangat kagum pdamu,,kata2 mu sanggup membuat wonppa diam tak berkutik…Haha,,makannya oppa,jng menyepelekan seorang im yoona,tau sendirikan akibatnya…
    Kyuppa hebat bener ya,tebakan nya bisa bener gitu,profesor emang beda hhe^^ *apalah2
    Suka sama tekad keras yoong eonni buat ngerubah siwon,,
    lanjut baca chapt.selanjutnya thor😀

    Like

  13. Haahahahaha kasian banget wonppa kalah berdebat dengan yoona eonni…
    Maka nya jangan suka menyepelekan seorng IM yoona jdi tau sendri kan akibat nya …..

    Like

  14. Oh my god
    Choi siwon mau menyiksa yoona andwee
    Aaah percaya diri sekali kau choo siwon
    Kelak kau yg akan jatuh cinta dengan yoona
    Lyat aja nanti hihihi

    Author bikin siwon berubah ya and jngan bikin sadending happyending aja ya

    Next

    Like

  15. Makin seru yoona berusaha
    Buat mnahklukan siwon begitupun sebalikny
    Kira2 siapa yg akn menang

    Like

  16. ahaha makhluk es klah debat sma yoona hehe, good im yoona..
    tapi ngeri ih sma kata2 siwon itu rencana buat nyiksa yoona, ah tapi engga deh yaa.. bener aja deh apa yg dipikir sma proffesor cho siwon itu menutup hati akan ktakutannya sma kta cinta, krn htinya udh trlalu gelap, percaya aja deh sma kyuhyun ..

    Like

  17. Y00na daebak bgt, bisa ‘ngalahin’ Siw0n dlm hal debat,, Sem0ga jg bisa ‘ngalahin’ dlm hal2 lain stlh mereka nikah nanti,.Amien,
    Dngan Y00na yg brk0rban jd cal0n istri.a Siw0n, keluarga.a jg jd sedikit terangkat kehidupan ek0n0mi.a,., Tp Y00na jg d bikin kepikiran sama prm0h0nan Minh0 buat bisa ngerubah sifat Siw0n jd kayak dulu lg.,,
    Aig00, kenapa sih Siw0n benar2 jd pria Es sekarang,, gk mau dengar s0lusi dr D0nghae, mlh brniat bikin hati Y00na hancur stlh buat Y00na jatuh cinta ke dia,.
    Dan k0k bisa Pr0f. Kyuhyun yg jenius itu bisa nebak tntang pekrjaan Y00na? + prkiraan.a tntang Siw0n yg sedang berusaha buat menutup hati.a buat Y00na.,. Benar2 T0P bgt Kyuhyun.,^_^

    Like

  18. Makin seru n makin penasaran.

    Gmn Cara yoona ntii naklukin siwon setelah dpt clue2 driii sahbt siwon.

    Pgn cepet2 baca.

    D tnggu next part nya

    Like

  19. wah yoona hebat berani ngedebat siwon sampe skak mat gitu siwonnya
    haduhh siwon kok jahat bgt si pengen buat yoona patah hati T.T
    hmm kira2 siapa yah yg jatuh cinta duluan? berharap sih siwon😉
    next ^^

    Like

  20. Bakal seru nih nanti klo mereka udh nikah, pasti berantem nya tiap menit .. Aku suka sm choi family,, mereka memperlakukan yoona dgn baik.. Siwon hati2 klo ngomong,, bisa2 yg jatuh cinta setengah mati itu dia.. Ga mau kehilangan yoona..

    Like

  21. Siwon benar2 manusia paling kejam dan sifatnya paling dingin sedingin gunung es….woh ngga percya sama apa yg diucapkan siwon sama teman2nya… merinding bacanya…

    Like

  22. Wwkkwkkkkwwwkkkk
    Sumpah ngakak baca part ini
    Yoona eonnie ya keren bgt
    Bisa buat skakmat siwon oppa
    Tambahh seru,,,
    Kira2 berhasil gk ya siwon oppa bikin yoona eonnie. Jatuh cinta sama dia??
    Atau malah siwon oppa yg bakalan jatuh cinta sama yoona eonnie duluan???
    Next next eonnie

    Like

  23. perkumpulan orang ganteng .. hehehe
    siwon menutupi rasa malunya gara-gara kalah debat sama yoona .
    minho kayaknya seneng banget deh deket sama yoona ..
    pokoknya yoona harus buat siwon bertekuk lututlah ..

    Like

  24. OMG sumpah suka banget sama yoona, ahh siwon tuhh emang harus di kasih shock terapy buat mempersiapkan dirinya wkwkwkk seneng banget sama kekalahan dia kkk~
    Dan apa yg dipikiran cho kyuhyun, omo omo omo.. Apa siwon kagum sama yoona yg akan berujung cinta kkk *evilsmirk
    Moga bener, biasanya feeling org cerdas mahh sebelas duabelas sama kenyataan kkk~

    Like

  25. senengnya liat ada yg bisa nglawan siwon..
    biar ngrasain juga kalah brdebat..
    keren deh sikapnya yoona..
    jgn menyerah eonni serang oppa dg smua kmampuanmu
    moga oppa cepet takluk ke eonni..

    Like

  26. Huh lega aku kira yg nyulik yoona itu siapa tapi ternyata calon Keluarganya sendiri hehe😅😅 untungnya juga sooyong sama minho udah kenal heheheh dan yg lebih baik lagi yoona berani sama siwon hahahhh itu benar” keren plus lucu banget di tunggu banget next chapternya keep write kezzia

    Like

  27. Omoo Yoong.. Yoona saya suka gaya mu yang berani bentak si choi berkepela keras hahaha
    Skakmat gak bisa apa apa kan Oppa? Gimana rasanya dibentak dan kalah sma perempuan? Hahahaha..

    Kyuhyun feeleng nya ngeh banget yah ?

    Izin baca next chap nya eon🙂

    Like

  28. Wah seru banget.. Trnyata yg nyulik oenni yoona choi kiho.. Kyuhyun jdi professor atau psikolog sii yg bsa baca pikiran org.. Hehew

    Like

  29. kagum banget sama yoona eonni yang berani bentak siwon oppa yang berkepala sekarang batu dan bersifat sedingan es di kutub haha.
    ehhh tapi yang nyulik yoona eonni itu ternyata choi kiho haha.

    Like

Give me your LOVE!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s