[FF] Belle in the 21st Century (Chapter 3)

belle-yoona-1

Belle in the 21st Century

kkezzgw art&storyline

Cast: SNSD’s Yoona, SJ’s Siwon

Other Cast:more than 12~

belle-cast-yoonwon

Genre: Romance, Marriage Life, Family

Rated: General

Length: Chapter

Facebook Twitter: ELF SONE YOONWONITED Blog: keziagw wonkyoonjung Ask.fm

BELLE IN THE 21ST CENTURY: CHAPTER 1 | 2

Disclaimer: FF ini terinspirasi dan di adaptasi dari series Disney Princess‘Beauty and the Beast’ (1991) yang akan diterjemahkan menjadi versi abad 21 dengan berbagai perombakan yang tetap berhubungan dengan cerita aslinya. Series pertama dari Disney Princess di abad 21 versi kkezzgw ini dimulai dari YoonWon dan nanti akan dilanjutkan ke HaeSica, SeoKyu, dan seterusnya. Mohon maaf untuk kesamaan cerita, alur, karakter, adegan, maupun nama.

—————————————————————–

—Cerita dalam chapter ini telah diperbaharui pada 23 Juni 2016. Reader baru maupun lama disarankan untuk membaca lagi untuk menghilangkan kebingungan di chapter-chapter berikutnya—

*

*

*

MWO-MWORAGU?!? Ka—kau akan menikah dengan siapa?” pekik Yuri kaget.

Yoona mengangguk seadanya begitu melihat reaksi Yuri. Bahkan ia sendiri pun tidak percaya akan hal ini, “Ne, aku akan menikah dengan putra sulung Jaekyo Group itu.”

Mulut Yuri menganga lebar tak percaya. Jangnan aniya!!? Tidak mungkin…omo—omo Yoona, bukankah kau sangat membenci perusahaan itu? Jangan bercanda!”

Yoona menatap Yuri jengkel, “Justru karena itulah makanya aku masih tidak percaya dengan ini semua!”

“Omo…omo! Jangan – jangan…kau akan menikah dengan Choi Siwon?!”

Yoona mengangkat wajahnya dengan ragu, ia bahkan belum pernah melihat atau tahu siapa calon suaminya itu, “Entahlah…sejujurnya aku tidak tahu apapun tentang Jaekyo Group selain mereka adalah penyebab kematian orang tuaku.”

Yuri menatap Yoona seolah-olah sahabatnya ini sudah gila. “Kau tidak tahu siapa itu Choi Siwon?”

Dengan polosnya Yoona menggeleng seraya memiringkan kepalanya, “Memang dia siapa? Bukankah dia hanya penerus Halstein Industries? Lalu kenapa kau menatapku seakan aku tidak tahu siapa itu Super Junior atau SNSD?”

Yuri memutar bola matanya malas menghadapi temannya yang satu ini, Yoona memang tidak mengikuti gossip yang beredar di luar sana mengingat ia sibuk mengejar pendidikannya dan part-time job-nya yang menumpuk sehingga ia tidak terbiasa melakukan hal-hal ala remaja wanita pada umumnya, terkadang Yuri ikut prihatin atau bahkan mengejeknya. “Kau benar-benar kolot.” Umpatnya sebelum mengambil ponselnya dan membuka situs pencari.

“Lihat ini! Choi Siwon, putra sulung sekaligus calon penerus Jaekyo Group yang saat ini sedang ramai dibicarakan dimana – mana karena sebentar lagi ia yang akan menjadi CEO Jaekyo Group!”

Dengan malas Yoona merebut ponsel itu dan melihat apa yang terpampang di layar ponsel Yuri. Detik berikutnya, mata bulat Yoona terbelalak begitu melihat siapa itu Choi Siwon. Sekelebat bayangan sosok pria itu mulai berdesakan masuk ke dalam pikirannya, debaran jantungnya kembali terasa begitu ia sadar dirinya pernah bertemu dengan pria bernama Siwon itu; sekalipun bukan pertemuan yang bisa disebut ‘pertemuan’.

Bukankah pria ini yang ditemuinya di club malam minggu lalu yang dengan kurang ajar berani menciumnya?

“Yuri, a—apa kau yakin pria ini yang bernama Choi Siwon?”

Yuri mengangguk santai sambil tersenyum penuh kekaguman kearah foto Siwon, “Lalu siapa lagi? Bagaimana, dia seksi dan tampan ‘kan? Asal kau tahu saja, dia sudah beberapa kali dinobatkan sebagai ‘The Most Successful Bachelor in the World’ oleh majalah Forbes! Kau beruntung sekali,”

“Namun tentu saja skandal percintaannya tidak pernah habis disebarkan oleh para media. Kau tahu, Siwon sering sekali berhubungan dengan para model dan artis dengan jangka hubungan yang sangat pendek. Oh iya, dia juga sering pergi ke club malam atau menghabiskan malam dengan teman kencannya. Selain itu—”

Yoona tidak lagi mendengarkan apa yang Yuri katakan. Bayangan dirinya dan pria sejenis Siwon akan menjalani kehidupan pernikahan saja sudah membuat kepalanya berdenyut pening. Hidupnya sial sekali!

**

Suara tepuk tangan kembali memenuhi ruang rapat ketika Siwon selesai mempresentasikan proyek terbaru Jaekyo Industries pada Rapat Umum Pemegang Saham siang itu. Proyek kali ini akan dipimpin Siwon secara langsung sebagi awal dari posisi yang ia inginkan sejak dulu.

Para pemegang saham dan wajah – wajah penting dalam Jaekyo Group tampak puas dengan ide – ide jenius Siwon. Walaupun terkenal angkuh dan playboy, namun dalam urusan bisnis Siwon tidak pernah mengecewakan siapapun.

Hal itu membuat Tuan Choi tersenyum puas melihatnya, ia semakin yakin sudah waktunya ia menyerahkan jabatan ini kepada putra pertamanya.

Dan melihat peluang bahwa sekarang adalah momentum terbaik untuk mengumumkan pengumuman ini, Tuan Choi pun mengambil alih posisi Siwon di podium.

“Tuan – tuan sekalian, terima kasih atas kesetiaan serta kerja sama yang selama ini anda lakukan dalam memajukan Jaekyo Group menjadi yang terdepan. Pada kesempatan kali ini, saya Choi Kiho sebagai CEO dari Jaekyo Group secara resmi akan mengumumkan peralihan kedudukan CEO Jaekyo Group kepada anak saya, Choi Siwon, dalam waktu dekat setelah Siwon resmi menikah dan berhasil membuktikan keberhasilannya dalam memimpin perusahaan adidaya ini melalui proyek besar ini,”

Mata Siwon melotot marah mendengarnya sementara para pemegang saham lainnya mulai berbisik – bisik membicarakan dirinya. Mereka mungkin kebingungan sekaligus penasaran dengan pengumuman mendadak yang diberikan Tuan Choi, terlebih dengan reputasi Siwon sebagai playboy kelas kakap yang membuktikan ia bukanlah tipe pria yang siap berkomitmen.

Siwon mendengus tak percaya dengan apa yang diucapkan ayahnya, ayah dan anak itu saling melempar tatapan tajam namun mereka harus menjaga sikap di depan sang nenek. Siwon bersumpah akan mencaci maki ayahnya setelah rapat sialan ini selesai.

Sepanjang sisa acara, Siwon hanya diam dan memasang ekspresi wajah mengerikan yang sanggup menakuti apapun yang ada di muka bumi. Ketika rapat selesai, secepat kilat Siwon menghampiri ayahnya di ruangannya.

Aboji, apa maksudmu dengan semua ini? Dan pernikahan apa itu? Aku tidak pernah menyetujuinya!”

Tuan Choi yang sejak tadi memunggungi anaknya kini menatap kedua bola mata Siwon yang menatapnya penuh kebencian, “Aku tidak akan mendengar apapun penolakanmu, jika kau masih ingin menjadi CEO Jaekyo Group, kau harus menikah dengan gadis itu.”

Siwon menahan kepalan tangannya untuk menahan segala keinginan meninju apapun yang ada di sekitarnya. Dadanya bergemuruh hebat dengan sorot mata menatap tajam Tuan Choi yang berdiri tenang dihadapannya seakan memasang bendera perang diantara mereka.

“Belum cukupkah kau mengatur hidupku selama ini? Aku sudah bersedia secara sukarela menjadi Vice President dan hanya berdiam diri saat kau bilang aku belum cukup pantas untuk menjadi CEO, dan sekarang…kau menyuruhku menikah? Kapan kau akan berhenti mengatur dan mempersulit kehidupanku!?”

Ayahnya berdecak sinis mendengar serentetan kata yang terucap dari mulut anak sulungnya, “Bagaimana caranya agar aku bisa berhenti mengatur hidupmu jika kau sendiri belum bisa menata hidupmu dengan baik? Kau ini pria keturunan keluarga Halstein yang terhormat! Jika kau ingin berhenti diatur olehku, bertingkahlah seperti manusia terhormat!”

“Aku seperti ini karena dirimu!” debat Siwon dengan emosi yang sudah mencapai ubun – ubun.

“Tidak, kau seperti ini karena kau terlalu menutup mata untuk berpikir positif pada apapun yang kulakukan padamu. Kau terlalu marah padaku, dan bahkan kau marah pada dirimu sendiri, Siwon!” ucap Tuan Choi datar namun sarat akan emosi.

Siwon menghembuskan nafasnya dengan berat, paru – parunya seakan tersumbat sesuatu yang membuat sirkulkasi oksigen dan karbon dioksida tidak teratur, “Gadis sialan mana yang akan kau nikahkan denganku?”

“Oh, tentu saja yang akan membuatmu berubah dan bertekuk lutut pada aturan Keluarga Choi”

Siwon berdecak meremehkan mendengarnya, “Aku pria bebas, tidak ada yang bisa merubahku apalagi membuatku bertekuk lutut pada seseorang, sekalipun itu kau!”

Choi Kiho menyeringai tipis mendengar hal itu, ia melipat tangannya di depan dada sambil menatap Siwon datar, “Percayalah, kau akan takjub melihatnya”

“Jadi kau menantangku? Baiklah, bawa siapapun gadis itu! Tapi jangan harap ia akan sanggup menyandang status sebagi istriku dalam kurun waktu satu bulan. Ah, tidak, bahkan akan kupastikan ia akan segera menghilang dari hidupku dalam waktu satu minggu!”

Setelah mengatakan ‘sumpahnya’, Siwon segera berbalik memunggungi ayahnya dan keluar dari ruang kerja sang kakek setelah perdebatan sengit antara dirinya dan sang ayah. Choi Kiho hanya tersenyum licik sambil menatap pintu itu dengan tatapan senang, “Aku pegang perkataanmu, nak.”

**

Yoona melangkah masuk ke dalam perusahaan Halstein Industries dengan linglung—kedua kalinya dalam minggu ini—setelah ia pulang kuliah dan menemukan fakta bahwa tunggakan uang kuliahnya sudah terbayar lunas, dan bahkan sudah terbayar hingga ia lulus nanti.

Jelas saja ia shock dan tak percaya mendengarnya, ia sudah tahu siapa pelakunya, tak lain adalah Choi Kiho sendiri, calon ayah mertuanya yang kini sedang duduk di hadapannya dengan tenang sama seperti saat beliau mengajukan ‘tuntutan’ itu.

“Kemarilah, hari ini kau akan bertemu dengan putraku”

Kalimat singkat itu membuat jiwa Yoona seakan terguncang dan ia tak tahu harus berbuat apa selain mengikuti dan mengiyakan permintaan itu. Dan disinilah dia, menunggu calon suaminya yang sepertinya tidak bersahabat sendirian di ruangan dingin yang membuat suasana semakin tak terkendali.

Tak lama, pintu ruangan terbuka dan munculah sosok pria dengan segala kesempurnaan fisik yang membuat kepala Yoona pening seketika. Choi Siwon—dengan kemeja putih dipadu dengan celana panjang hitam serta tatanan rambut yang terlihat berantakan; yang terlihat begitu sexy—menatap tajam kearah Yoona dan sang ayah yang tersenyum ramah menyambutnya.

“Siwon, akhirnya kau datang. Kemarilah, nak. Calon istrimu disini”

Dengan ekspresi datar seolah tak bernyawa, Siwon hanya melirik keduanya sebelum berjalan mendekati mereka. “Ini calon istrimu, Yoona.”

Siwon memperhatikan baik-baik gadis yang duduk di hadapannya. Pria itu bingung harus bereaksi seperti apa begitu melihat calon istrinya ini. Sejujurnya ia sedikit terkejut melihat penampilan gadis itu yang jauh diluar ekspektasinya tentang sosok istri. Gadis itu hanya mengenakan kaus lengan panjang berwarna hitam, haren feet pants berwarna cokelat, dan sneakers putih yang membalut kaki kecilnya, rambutnya diikat satu dan gadis ini tidak memakai make up sama sekali. Terlalu biasa untuk seseorang sepertinya.

“Siwon,” pria itu mengulurkan tangannya acuh.

“Yoona,” jawab Yoona pelan menahan rasa sebal jika teringat kasus di club malam itu, ia hanya berharap Siwon tidak mengenalinya.

“Jadi…bagaimana Siwon, apa pendapatmu mengenai calon istrimu?”

Siwon mengendikan bahunya acuh sembari mengalihkan pandangannya dari Yoona, “Lumayan” ucapnya acuh.

Sejujurnya pria itu memang tidak mempedulikan siapa dan bagaimana caranya gadis ini bisa menjadi calon istrinya. Siwon tidak bodoh untuk menyadari bahwa Yoona bukanlah gadis dari kasta yang sama dengannya, terlihat dari caranya berpenampilan—yang tidak menunjukan kesan feminism, berkelas, ataupun elegan sama sekali—yang sejujurnya tidak menjadi masalah berarti bagi Siwon selama gadis itu tidak menganggunya. Namun gerak-geriknya yang terlihat tidak nyaman berada diantara orang asing membuat pria itu mengernyit tak suka.

Sangat kaku dan canggung, jelas bukan tipe wanita idamannya. Kini matanya memperhatikan bentuk tubuh Yoona yang biasa saja ataupun parasnya yang tidak secantik beberapa teman kencan wanita yang biasa ia temui. Oh tidak, gadis ini benar – benar tipe ayahnya.

“Tapi ayah, sepertinya kau salah membawa wanita. Tidak mungkin ‘kan kau akan menikahiku dengan perempuan seperti ini? Mendekati tipeku saja tidak,” ucap Siwon gamblang.

“Pria ini benar-benar mencari mati denganku!” batin Yoona menyuarakan kekesalannya sambil berusaha mengontrol emosinya yang siap meledak – ledak.

Walaupun dalam kekesalannya terselip perasaan mencelos dan keraguan yang semakin tinggi akan kelangsungan rumah tangganya dengan pria dengan tingkat keangkuhan yang memprihatinkan ini. Sekalipun ia gugup setiap berdekatan dengan pria ini, namun sifat keras kepalanya—yang kebetulan setara dengan Siwon—terlihat begitu saja.

Siwon melirik arlojinya cuek lalu membereskan kerah kemejanya dengan santai, “Kurasa tidak ada yang perlu dibahas lagi. Kalau begitu aku permisi”

“Siwon, kau—”

Perkataan Tuan Choi terpotong begitu pintu ruangannya terbuka dan tertutup cepat oleh Siwon yang berjalan santai meninggalkan mereka berdua dengan kondisi ‘mengenaskan’ ini.

“Sepertinya pernikahan ini tidak akan berjalan dengan baik. Lebih baik aku mengabdi menjadi budakmu untuk membayar tuntutan itu, Bapak Tuan Choi yang terhormat” ujar Yoona setengah pasrah dan emosi.

Tuan Choi melirik kearah Yoona yang menatapnya datar, sekali lagi ia dibuat kagum oleh gadis ini.

Sebelum ia bertemu Siwon, gadis itu terlihat seperti kelinci yang meringkuk di liangnya karena gugup harus bertemu dengan calon suaminya yang bahka tak ia ketahui siapa dan rupanya seperti apa. Namun sekarang, apa yang didapatinya? Gadis itu jelas terlihat sedang menahan emosinya yang siap meledak-ledak karena harga dirinya terasa diinjak – injak oleh anak sulungnya itu.

Hal ini membuat Tuan Choi menyeringai senang dan semakin yakin harus menumbalkan Yoona menjadi istri Siwon, ia yakin gadis malang ini mampu mengubah Siwon dengan sifat kerasnya, “Justru inilah tuntutanku sekarang, Nona Yoona. Kau…harus mengubah anak itu secepat mungkin.”

Yoona melongo tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar. Mengubah? Mengubah makhluk es itu menjadi sehangat mentari? Terdengar seperti memindahkan gunung Everest ke gurun Sahara.

“APA?! Pak, sungguh aku lebih rela kelelahan karena mencari uang untuk membayar tuntutan itu dibanding aku lelah menghadapi anakmu yang sangat menyebalkan itu”

Tuan Choi bersedekap tak peduli, “Aku tidak peduli, ini adalah tuntutanku. Seharusnya sebagai terdakwa, kau bersedia melakukan apapun yang diperintahkan olehku, Nona Roxanne. Lagipula, kau dengar sendiri ‘kan dia berkata bahwa kau jauh dari tipe idealnya? Lakukan ini, menikah dengan putraku sampai ia berubah atau kau tidak membayar sama sekali tuntutan itu dan bersiaplah melihat ayahmu ku jebloskan ke dalam penjara”

Yoona menghela nafasnya dengan berat. Ia yakin hidupnya akan semakin rumit dan berliku karena menikah dengan raja es bernama Choi Siwon.

**

“Seohyun ruangan 7, Gaby ruangan 18, Yoona ruangan 22—”

Suara tawa dan obrolan mereka di ruangan khusus pelayan club malam pun terhenti begitu mereka melihat kepala pelayan memerintahkan pelayan – pelayan mereka yang ditugaskan untuk menemani tamu VVIP yang baru berdatangan pada pukul 10 malam waktu setempat.

Yoona menelusuri lorong ruangan VVIP itu sambil mencari nomor ruangan tempatnya bekerja malam ini. Walaupun ia sudah mulai terbiasa, namun tetap saja aura yang tak ia sukai masih tercium di sepanjang lorong—alkohol dan asap rokok.

“Nona Yoona?”

Gadis itu menoleh dan mendapati bodyguard – bodyguard Choi Kiho berdiri di belakangnya. Yoona menyipitkan mata curiga, “Mau apa kalian?”

“Kami diperintahkan tuan untuk membawa anda sekarang, nona?”

“Apa kalian bilang?” Yoona tertawa tak percaya, “Bilang pada boss kalian kalau aku sekarang sedang bekerja!”

“Tidak bisa nona, beliau meminta kehadiran anda sekarang juga…”

“Maaf, tapi aku tetap akan bekerja, kalian bisa pergi sekarang,”

Bodyguard – bodyguard itu saling melempar pandangan, salah satu dari mereka mengangguk mengiyakan sebelum mereka semua bersama – sama menyusul Yoona yang sudah meninggalkan mereka.

Saat tangannya akan meraih gagang pintu itu, mereka menarik Yoona menjauh dari pintun dan segera membekap mulutnya. Yoona meronta – ronta sambil melotot marah pada bodyguard – bodyguard itu.

“Maafkan kami nona,” ucap salah satu dari mereka tampak tak enak, “kami diperintahkan untuk membawa anda dengan cara apapun jika anda menolak dengan cara baik – baik,”

Yoona masih meronta marah namun obat bius yang terhirup olehnya membuat kepalanya pening dan akhirnya ia pun kembali terkulai tak sadarkan diri.

To Be Continue

A/N [2016/06/23] : Hallo readers sekalian! Jadi kalian pasti tahu aku vakum selama setahun karena terlalu cape ngadepin para readers yang nuduh FF ini plagiat FF lain. Karena itu aku memutuskan untuk merenung dan memutar otakku untuk tetap melanjutkan cerita FF ini walaupun dengan alur yang harus kuubah. Semoga perubahan yang ada disini berjalan kearah yang lebih baik, dan bagi kalian yang nuduh FF ini plagiat, semoga versi yang baru ini tidak bikin kalian nuduh saya lagi.

See you on the next chapter!<3

293 responses to “[FF] Belle in the 21st Century (Chapter 3)

  1. blm ada konflik n blum ada moment yoonwon..Q mnanti itu..tapi yg di ending.part ini..yoona mau diapain..

    Like

  2. siwon tu kterlaluan bgt,,,,,,,,masa yoona cantik di bilang kolot dan kaku #hahaha
    nambah lagi nih beban yoona………………..next eonni😀

    Like

  3. ahhh wonppa yoona eonni itu cantik ko dibilang kolot dan kaku sich.
    yoona knapa tuch?

    Like

  4. ceritanya dilanjut biasa aja.. yang bagian NC nya dibuatkan sendiri seperti Forced Marriage, soalnya kan sekarang bulan ramadhan🙂 jadi yg pengen baca NC biar minta pw khusus NC.. hehe
    kasian yang menjalankan ibadah bulan ramadhan tapi juga pengen baca kelanjutannya.. ini saran ya keiza bukan maksud tertentu kok.. xD terima kasih
    ditunggu next chapternya :*

    Like

  5. Akhir nya yoonwon bertemu….
    Penasaran deengan kehidupan kedua nya setelah ini….

    Omona yooona eonni di culik???? SiaPa yng lauin Ii ke yoon eonni

    Like

  6. itu siapa yang mau membekap yoona ? yoona mau diapain..
    aduduh siwon sombong banget yah, pertemuan pertama yangg ..
    gmna yaa ? klanjutan keduanya ..
    masih awal2 si jdi msih santai..
    Buat yoona semangat yaah..
    semang juga buat author

    Like

  7. Omo apa yoona bkal di culik eotheo
    Jngan sampai terjadi apa2 dengan yooona
    Ga rela pokonyaaaa
    Wah siwon judes bngat
    Jngan terlalu membenci calon istrimu nanti siwon oppa bisa cinta mati sama yoona amin
    Next di tunggu chapter slanjutnya

    Like

  8. Jahat yoona dibilang kolot
    Endingny yoona knpa dibekep siapa tuh
    Yoona kasian binggung milih ayahny
    Ap egony

    Like

  9. Mungkin sekarang Siw0n emang gk mau tau & peduli siapa Y00na & gimana cara.a Y00na bisa jd cal0n istri.a,. Tp kalau pd akhir.a nanti dia tau, gk bisa ngebayangin reaksi.a nanti,.,
    Tn. Ch0i jg mlh semakin mndesak Y00na buat mau nikah sama Siw0n dngan harapan dpt ngerubah sifat Siw0n,, Sem0ga brhasil & trus brjuang Y00na,.,,
    Siapa tuh yg nyulik Y00na? Jangan sampai Y00na kenapa2…,

    Like

  10. Aku mengagumi banget ff mu thor… Aku baca ff ini suka terbawa ke dalam ceritanya …nyentuh banget ga garing dan ga ngebosenin ..selalu ada aja yang beda dari ff lain di setiap chapternya

    Like

  11. Siapa yang culik yoona,
    Ksian yoona d perlakukan sepertii ITU,

    Ceritamu keren membuatq penasaran.

    Like

  12. akhirnya yoonwon ketemu juga🙂
    huuu siwon jahat banget deh ngatain yoona kaku & kolot >.<
    itu siapa yg ngebekap yoona ??
    daebak
    next ^^

    Like

  13. Yoona blm apa2 udh kaya org cemburu aja pas liat siwon sm cewe lain hehehe.. Itu si siwon sinis banget sm yoong,, kita liat aja, nanti juga dia bertekuk lutut sm yoona ..

    Like

  14. Ommo itu siapa ya yg ngebekep yoona eonnie
    PenasaraNnnnnnnn
    Next next eonnie
    Semoga yoona onnie gk kenapa2

    Like

  15. Siwon bener2 bad boy,
    Ohh yoona harus bener2 bersabar menghadapi siwon nih…jgnkan yoona, aku aja sakit hati sama kelakuan siwon -_-

    Like

  16. Keren, yoona udah mulai suka ma siwon tp siwonnya malah bersikap dingin..
    Yona harus sbr bgt ngadepi siwon jika mereka menikah,, siapa yg menculik yoona?
    Penasaran ma kelanjutannya..

    Like

  17. yoona pasti sebel deh dg sifatnya siwon..
    aduh oppa knapa parah bgt sih sifatnya😥
    moga yoong bisa taklukin siwon dg mudah..
    trus yg trakhir itu yoona diculik siapa??
    moga yoong baik2 aja..

    Like

  18. Waaaaah bagus banget hehehehehhe tapi knpa apa yg terjadi sama yoona terus siapa yg ngebekap yoona kasian banget siih 😯😯 tapi next kezzia tetap semangat ya buat ff nya heheheh

    Like

  19. OMO OMO..diculik diculik,.
    Yoona diculik??
    siapa tu orang apa mereka salah seorang yg pernah kena bogem mentah Yoona??
    Astaga astaga gw penasaran beud wkwkwkwk

    Like

  20. Hati-hati loh Oppa Cinta datang secara tiba-tiba, jangan judes-judes ntar jadinya malah kelepek-kelepek wkwwkwk

    Omona.. Itu siapa? Siapa yang bekap Yoona Oh,, penasaran banget izin baca next chap😉

    Like

  21. sikapnya siwon oppa dingin banget-_-
    awas nyesel dan awas jatuh cinta sama yoona eonni loh oppa haha
    ya tuhannn yoona eonni di culikkk!!
    siapa yang nyulik?penasarannn!!

    Like

Give me your LOVE!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s