[Ficlet] Only Young Once

only-young-once-poster

Only Young Once

 kkezzgw storyline&art

Main Cast: f(x)’s Krystal, SHINee’s Minho

Support Cast: SJ’s Siwon, SNSD’s Yoona

Genre: Romance, Fluff

Rated: PG-13

Facebook: Kezia Gabriella Winoto|| Twitter: @keziasiwon@yoonakrystal@kkezzgw || Blog:  keziagw.wordpress.comkageweyoonwon.tumblr.com

Disclaimer: This fanfiction is inspirated by Bunga Citra Lestari – Pernah Muda. This story is mine, please don’t be a plagiarism. Sorry for the similarity of story ideas and undetected typo(s).

———————————-

Only Young Once – ©kkezzgw

———————————-

 

Ice cream sundae dengan topping strawberry serta kacang almond yang tepat berada di hadapanku tak ku sentuh barang sedikitpun, bahkan dengan ujung sendok yang sekarang sedang sibuk ku kulum dengan gemas. Kuku jariku sibuk ku ketukkan pada meja bundar berwarna ungu muda itu sambil sesekali mengetukkan kakiku pada lantai kayu yang bergema setiap mendapat sentuhan dari ujung heelsku.

Lama kelamaan aku mulai kesal, hingga kuputuskan untuk meletakkan sendok tadi ke meja lalu melipat kedua lenganku di dada, aku yakin pasti wajahku sudah ditekuk dua belas karena pria yang ada di hadapanku sekarang. Bagaimana tidak? Sejak tadi ia sibuk menelpon orangtuanya yang memang selalu melakukan ini setiap kami sedang berkencan.

Oh, apa mereka tidak pernah muda? Apa mereka tidak pernah merasakan apa itu ‘kasmaran’?

Mengapa mereka selalu menganggu kami yang sekarang sedang di mabuk asmara? Hubungan kami bukan seperti anak remaja yang hobi menjalin hubungan lalu memutuskannya dengan sesuka hati hanya karena bosan, kami sudah saling menyayangi dan melindungi selama 4 tahun. Tapi setiap kami berkencan, ibu dari kekasihku yang rupawan ini pasti akan menelponnya.

Ya Tuhan, anak laki-lakimu ini sudah berusia diatas 24 tahun, apa belum cukup kekasihku diberi asi olehmu saat ia masih balita?

Aku masih menekuk wajahku dalam – dalam sebelum menyadari jemarinya menyentuh pipiku dengan ibu jarinya yang besar, aku menoleh kearahnya dengan tatapan menghina, seperti yang biasa aku lakukan setiap ibunya menelpon, bukannya aku membenci ibunya, bagaimanapun aku berharap sosok wanita yang selalu menganggu acara kencan kami itu akan menjadi ibu mertuaku dan nenek bagi anakku, tapi aku sudah mulai muak dengan semua ini, seakan wanita itu meragukan aku yang menjadi kekasih anaknya.

Mianhae, tadi eomma menelpon, ia menanyakan—“

“Pasti pertanyaan seperti ‘Kau ada dimana? Apa yang sedang kalian lakukan?’ Huh dwaseo! Aku sudah bosan mendengarnya, Choi Minho-ssi.” kataku dengan nada paling sinis yang ku keluarkan selama mengajukan protes atas tindakan ibunya padaku.

Bagaimana tidak? Hari ini kami sedang merayakan anniversary hubungan kami yang sudah berjalan selama 4 tahun, tapi ibunya kembali mengacaukan moodku yang mungkin sudah hancur lebur hanya karena ini, aku tahu ini sedikit konyol, tapi aku—yang notabanenya sekarang adalah kekasih Choi Minho —merasa berhak melakukan hal ini.

Ia tergelak singkat lalu mencubit pipiku gemas lalu mengacak rambutku masih dengan senyuman gelinya, “Aigoo, nae yeojachingu jinjja! Kau tidak boleh cemburu dengan calon ibu mertuamu, sayang. Aku pasti bisa membagi waktu antara kalian, kau jangan khawatir.” Kata Minho usil.

Aku yakin pipiku memerah sekarang. Inilah kebiasaanku, setiap kali ia membahas segala hal yang berhubungan dengan ‘pernikahan’, semburat merah tidak pernah bisa kuhindari, dan setelah itu ia akan sibuk menggodaku dengan segala gombalan mautnya. Tapi kali ini tidak, aku harus bertahan dengan sikap seperti ini!

“Aku tidak cemburu! Tapi aku lelah diperlakukan seperti ini oleh ibumu, oppa! Aku seperti teroris yang menculik seorang anak laki – laki polos berusia 4 tahun yang meminta gulali.”

Kali ini ia kembali tertawa, “Eomma memang seperti itu, ia terlalu mengkhawatirkan putranya yang tampan ini. Bukankah kau harusnya terbiasa? Ia selalu melakukan ini kan?” katanya sambil menggeleng – gelengkan kepalanya.

Aku memajukan bibirku masih dengan mood yang tidak baik, “Bukankah mereka juga pernah muda? Mereka seharusnya membiarkan kita jalan berdua, menikmati waktu berdua, dan menghabiskan waktu bersama berdua. Kita hanya muda sekali oppa! Kita tidak akan lagi melewati masa-masa ini karena kita hanya melewatinya satu kali. Lagipula aku tidak mengubahmu menjadi nappeun namja, aku tidak mau di curigai seperti ini terus oppa, aku tidak pernah main – main denganmu, tapi ibumu seakan membuatku merasa aku bukan wanita yang terbaik untukmu. Rasanya aku ingin mundur saja! Maksudku, lebih baik kita mengakhiri semuanya sampai disini!”

Oh terkutuklah mulutmu Krystal Jung! Ini sama saja kau meminta berpisah dengan pria yang paling kau cintai, secara tidak baik.

Aku menunggu reaksinya yang hanya terdiam sambil menatapku dalam, aku balas menatapnya. Bola matanya yang hitam memancarkan kehangatan, tak ada kemarahan terpancar dari matanya, ia hanya menatapku.

Keheningan seketika menyelimuti atmosfer di antara kami. Ice creamku mungkin sudah meleleh sama seperti diriku saat ia menyentuh telapak tanganku lalu mengenggamnya membuat jantungku semakin tak karuan. Krystal Jung, bukankah ia biasa melakukan ini padamu? Tapi kenapa sentuhannya kali ini membuatmu seperti es yang dimasukkan ke dalam ruangan sauna? Meleleh dan tak berdaya.

“Jangan pernah kau katakan hal itu lagi, Jung Soo Jung. Aku tidak akan pernah melepaskanmu, kau hidupku dan sumber kekuatanku sekarang. Aku tidak tahu harus berbuat apa jika kau sungguh – sungguh dengan perkataanmu tadi.” Ia menatapku intens, seakan gejolak di hatiku menggebu – gebu mendapat tatapan hangatnya.

Aku menunduk menyesal, seharusnya aku tidak berkata seperti itu, bagaimanapun aku harus menghargai orang tua kekasihku, “Mianhae, oppa. Aku hanya merasa sedikit terbebani dengan sikap orangtuamu padaku yang seakan tidak menyetujui hubungan kita sejak awal.” sesalku dengan suara pelan penuh keraguan.

Tanpa ku duga, ia kembali tertawa dan tawanya justu terlihat sangat lepas dan geli, apa aku salah bicara lagi?

“Sayang, kau benar – benar salah paham dengan orangtuaku. Istri hyung-ku juga diperlakukan sama sepertimu dulu. Mereka tidak seperti itu, justru mereka sangat menyayangimu sekalipun tak pernah bertemu denganmu.”

Aku melongo mendengar pernyataan Minho yang sepertinya tidak dibuat – buat. Minho susah berbohong, dan ia serius dengan perkataanya sekarang, “Jangan membual, oppa!”

Minho menunjukkan dua jarinya ke depan sambil menujukkan wajah jeleknya padaku, “Aku sungguh – sungguh, chagi.”

Aku tertawa melihat gelagatnya yang menurutku sedikit konyol untuk seorang pria manly seperti Minho, “Oppa, geumanhae! Kau jelek sekali!” kami sama – sama tertawa untuk mencairkan suasana yang sempat membeku, karenaku.

Minho melirik jam tangannya lalu tersenyum, ia menatapku yang sekarang sedang sibuk memakan ice creamku yang sudah meleleh karena tak kusentuh sama sekali sejak tadi, “Chagi, kaja! Aku mau membawamu ke suatu tempat untuk merayakan anniversary ke-4 hubungan kita!”

Aku yang sedang sibuk mengulum ice cream itu dengan perlahan menoleh singkat disertai guratan kebingungan di keningku, “Eoddi ka?”

Ia hanya tersenyum lalu bangkit dari duduknya, serta merta menarik lenganku dengan lembut menuju pintu keluar, meninggalkan kedua ice cream kami yang masih utuh dan tertata manis di sudut kedai ice cream di Gangnam.

**

Minho membawaku ke sebuah restaurant Prancis yang berada di daerah  Yeongdeungpo-gu dengan menggunakan mobil audi-nya. Ia tersenyum saat melihat kerutan di dahiku, tanpa kusadari ia sudah membukakan pintu untukku lalu mengandengku masuk ke dalam restaurant ini, para pelayan menyambut kami saat kami membuka pintu dengan bahasa Prancis, aku hanya tersenyum canggung membalasnya sambil merekatkan genggamanku pada lengan kekar Minho.

Oppa, wae irae? Kenapa kau membawaku kesini?” kataku dengan suara pelan.

Ia tersenyum lalu mengelus pipiku lembut, “Bukankah sudah kubilang kita akan merayakan anniversary kita? Jadi aku membawamu kesini, bukankah tidak ada salahnya aku sesekali mengeluarkan uangku yang berlebih untukmu dan berpacaran di tempat seperti ini? Ayolah, kau jangan terlalu down-to-earth.” katanya sambil terkekeh geli.

Aku memajukkan bibirku pura – pura kesal lalu mengangguk pasrah sebelum ia mendekati receptionist kami dan menanyakan sesuatu dalam bahasa Prancis yang tidak terlalu kupahami. Ia memang pintar berbahasa Prancis karena kakak lelakinya tinggal disana bersama istrinya. Kakaknya bekerja sebagai seorang duta sedangkan istrinya sebagai designer muda yang terkenal di kalangan pecinta fashion di Paris—ya begitulah yang kudapat dari pria ini.

Minho merangkul pundakku sambil mengikuti seorang pelayan yang mengantarku ke sebuah ruangan VVIP di restaurant itu. Aku nyaris tak bisa berkedip saat melihat apa—lebih tepatnya siapa—yang kulihat di ruangan yang berdominasi warna cokelat dan gold itu.

Di meja kayu mahoni panjang dengan lounge chair berwarna cream, duduklah 2 pasang suami istri yang sekarang sedang menoleh kearah kami sambil tersenyum menyambut, “Ah Minho-ya, Soojung-ah, wasseoyo?” kata seorang pria paruh baya berusia diatas kepala 5 sambil tersenyum ramah padaku.

Ya Tuhan, apa aku sedang bermimpi? Mengapa aku bisa berada di hadapan keluarga Minho dengan keadaan yang sangat – sangat tidak tepat? Aku melirik pakaianku yang bisa dibilang tidak terlalu rapi dan lebih feminim dibanding biasanya, aku melirik kearahnya yang sekarang sedang tersenyum kearahku dengan tatapan geli.

“Jadi ini alasanmu menyuruhku berpakaian lebih ‘wanita’ dari biasanya?” kataku lewat tatapan matanya membuat ia menahan tawa melihat gelagatku, begitupun keluarganya. Kedua pria yang sedang duduk sibuk berdeham singkat sedangkan para wanita memilih menutup mulut mereka. Oh astaga, kau membuat mereka memberi minus – 1 terhadap penilaian standar-wanita-untuk-anak-bungsu-kami.

Gwaenchana, Soojung-ssi. Anja jusseyo!” kata wanita yang sepertinya menyadari apa yang sedang kupikirkan sambil tersenyum manis, sepertinya ia adalah Nyonya Choi. Ia tidak terlihat tidak menyukaiku, justru ia terlihat sangat antusias dengan hal ini.

Kami pun duduk di tempat kosong yang sudah di siapkan, sebelum duduk aku memberi hormat kepada seluruh keluarga Minho yang ada di ruangan ini,di depanku duduklah seorang wanita yang sangat cantik dan terlihat sangat lembut, ia tersenyum padaku. Ah, sepertinya inilah istri dari kakak Minho, dia memang luar biasa cantik. Sekali lagi aku memperhatikan diriku yang jelas tidak sebanding dengan wanita di depanku. Bagaimana kakaknya bisa mendapat angsa se-elok itu sedangkan dirinya hanya mendapat itik buruk rupa sepertiku?

“Aku senang akhirnya bisa melihat sosok gadis yang sudah membuat putraku jatuh hati selama 4 tahun belakangan ini, benarkan Yeobo?” kata Nyonya Choi yang dijawab anggukan oleh Tuan Choi, “Kau benar yeobo. Aigoo, aku tidak menyangka kedua putraku memang pintar memilih berlian diantara berlian.”

Dangyonhajyo, appa. Kau tidak tahu aku dan Minho adalah pria yang ahli menggoda wanita? Bahkan angsa dan berlian seelok ini bisa kami dapatkan, benarkan Choi Yoona?” kata kakak laki – laki Minho, Choi Siwon, yang sekarang sedang sibuk menggoda istrinya yang sekarang sudah menunduk malu membuat kami semua tertawa.

Setelah itu Nyonya Choi kembali memusatkan perhatiannya padaku, “Soojung-ah, maafkan kami karena tiba – tiba mengundangmu makan siang bersama kami, ku dengar dari Minho hari ini adalah hari jadi kalian yang ke-4 tahun, karena itu kami mengundangmu kesini sekaligus menyambut kedatangan kakak Minho yang baru saja pulang dari Paris.”

Aku tersenyum canggung pada keluarga Minho yang menatapku dengan tatapan penuh pertanyaan, “Aniya, ahjumma. Seharusnya aku yang berterima kasih pada ahjussi dan ahjumma yang bersedia mengundangku kesini. Suatu kehormatan besar bagiku bisa berada disini.”

Tuan Choi tersenyum mendengar jawabanku, “Ternyata selain cantik, kau juga baik hati dan rendah hati. Benar – benar cocok dengan Minho.” Celetuk Tuan Choi membuatku semakin malu.

“Mungkin selama ini aku membuat kau sedikit tidak nyaman dengan gangguan teleponku saat kalian sedang berkencan, jeosonghamnida Soojung-ah. Aku sangat penasaran denganmu sejak awal, makanya setiap kali kalian berkencan aku selalu menelpon Minho untuk membawamu, tapi dia selalu menolak.” Tanpa ku duga sama sekali Nyonya Choi mengatakan hal yang membuatku kelabakan.

Minho berusaha keras menahan tawa saat mendengar permintaan maaf ibunya, jelas ia tak sanggup menahan tawanya saat aku terlihat kikuk untuk menjawabnya, “Gwenchanayo, ahjumma, jinjja gwenchanayo. Justru sikap itu membuatku tahu bahwa ahjumma benar – benar perhatian pada putranya, pantas saja ahjussi mencintaimu.” Seketika itu tawa kembali bergema di ruangan itu, sesekali Minho menggelengkan kepalanya mendengar candaanku.

“Cantik, baik, rendah hati, dan tidak membosankan. Choi Minho, this is your future wife!” celetuk Yoona sambil melempar senyum padaku.

“Minho-ya, kapanpun kau ingin menikahi Jung Soojung, appa akan mengizinkannya. Tak ada keraguan lagi untuk meminang wanita se-sempurna ini untuk menjadi pengantin wanitamu.”

Nyonya Choi meminum winenya sebelum menimpali perkataan suaminya, “Eomma setuju dengan appa, sayang. Eomma tahu kali ini kau benar – benar serius pada Soojung. Itu bagus, karena hatimu memilih wanita yang tepat. Ternyata semua ceritamu tentang Soojung bukanlah sekedar bualan atau promosi, kau mengatakan sesuai fakta. Eomma menyetujui hubungan kalian, sejak awal sebenarnya namun kali ini eomma ingin mempertegasnya pada calon menantuku.”

Aku terharu dengan semua ini, tanpa kusadari setitik air mata membasahi pipiku, aku tidak menyangka aku benar – benar diterima oleh keluarga kekasihku yang selama ini terlihat menyeramkan dan bahkan menyebalkan. Aku merasa tidak enak sudah berprasangka buruk terhadap Nyonya Choi, ternyata ia adalah wanita yang sangat lembut dan memang perhatian pada kedua putranya.

“Mulai sekarang panggil kami abeonim dan eommonim, arasseo?” kata Tuan Choi sambil tersenyum kearahku, aku hanya mengangguk setuju dengan linangan air mata di pelupuk mataku.

Inilah yang kuharapkan selama ini, diterima oleh keluarga Minho adalah hal yang membuatku benar – benar bahagia, seakan semua kegelisahanku runtuh sudah. Kini, aku sudah ‘resmi’ menjadi milik Minho, sekarang hanya menunggu untuk meresmikannya di hadapan Tuhan.

**

Minho meraih jemariku saat kami melangkah keluar dari restaurant bahkan sampai kami berada di dalam mobil, ia terus mengumbar senyumnya saat melihatku juga tersenyum bahagia, “Apa kau bahagia sekarang?” aku mengangguk cepat lalu mengeratkan gandenganku, “Ne, aku benar – benar bahagia dan lega tentang ini semua, oppa!”

Minho mengacak pelan rambutku, “Sudah kubilang orang tuaku menyukaimu, mereka memang seperti ini sayang, tapi mereka sudah menerimamu sejak awal aku mengenalkan mereka tentang dirimu lewat cerita – cerita. Kau tidak perlu khawatir lagi, orang tua kita sudah menyetujui tentang hubungan kita ini. Sekarang yang harus kita persiapkan adalah kapan kita bisa mengucap janji suci sehidup semati di hadapan Tuhan.”

Aku mengulum senyum mendengarnya, “Kau benar oppa, aku juga tidak sabar melakukan hal itu bersamamu.” kataku sambil tersenyum malu.

Tanpa ku duga, ia mendaratkan sebuah kecupan di bibirku membuatku kaget, sedetik kemudia menunduk malu mendapat skinship tiba-tiba darinya, “Mwoya, oppa! Wae irae?” kataku dengan wajah yang semakin memerah sambil menundukkan kepalaku malu.

Ia tertawa sambil menyalakan mesin mobilnya, “Kau harus terbiasa dengan hal-hal sejenis itu, chagi. Saat kita menikah kita akan terbiasa melakukannya!”

Aku membulatkan mataku lalu memukul lengannya kesal, “Dasar pervert!” umpatku.

Saat aku menyadari mobil ini mulai bergerak, aku menoleh kearahnya, “Kita mau kemana, oppa?”

Minho menoleh kearahku sambil tersenyum, “Memakan ice cream yang belum sempat ktia makan dan melanjutkan acara kencan kita untuk merayakan hari jadi kita, chagi!” katanya membuatku tertawa.

Aku merasa beruntung bisa menjadi bagian dari hidup seorang pria bernama Choi Minho, tidak ada keraguan lagi untuk hidup bersamanya dalam ikatan suci yang diciptakan oleh Tuhan.

 

Terima kasih telah mengubah hidup kelamku menjadi terang seperti sekarang, Jung Soojung. Saranghae.

Mungkin jika tidak ada oppa, aku bukanlah Jung Soojung yang sekarang. Nado saranghae, Choi Minho.

 

 THE END

Annyeong! Balik lagi sama author kkezzgw HEHE sebenernya FF ini muncul karna waktu lagi makan ice cream tiba-tiba diputerin lagu BCL yg Pernah Muda, pas denger lyricnya kayaknya lucu aja kalo dibikin jadi FF, so munculah FF absurd ini^^ gak pernah dengerin lagu indonesia lagi loh tbh, lagu ini pun di denger karena ke restaurant lol dan lagu indonesia zaman dulu tuh lebih enak2 dibanding lagu yg zaman sekarang, setuju?^^

Ini karena lagi libur waktu buat nulis FF emang banyak banget, so jangan heran kalau tiba-tiba misalnya besok ada FF OS / Ficlet / Drabble muncul lol bahkan semua project FF Chapter juga udah hampir kelar semua><

Okay ini juga mengawali debut sebagai author FF Krystal wkwkwk selanjutnya mau ada project lagi buat bikin gabungan Minstal Yoonwon, tapi kali ini lebih ke Minstal karena emang mau hiatus jadi author FF YoonWon HEHE

See you next time^^ Bye:*

38 responses to “[Ficlet] Only Young Once

  1. woww daebak,

    sweet banget minho oppa sama kayak abgnya tukakng gombal..

    sequel enak ni kayaknya.

    ditungggu ff eonnie yg lainnya
    jangan lupa ff WFMHnya cepat di publis ya eonnie

    Like

  2. Kereeennnn banget cerita’y thor….
    Awal’y emang ikut sebel juga ama eomma’y minho, eh tau’y malah diluar perkiraan banget, eomma ama keluarga’y ngedukung hubungan mereka… terus keren juga karna ada yoonwon couple..daebak:-D
    Oh iya, aku masih nunggu ff yg lovely haters nih, jangan lama” hiatus jadi author yoonwon’y…please

    Like

  3. ska crta na tpy lbih ska yoonwon
    tpy aq hrgai perasaan kezia mngenai yoona
    krna aq ampe skrg msih sebel ma yoona hehehe

    d tnggu krya” na yg lain y

    Like

  4. ff nys keren ,, ada yoonwonnya jg, wlopun cm sbntr ..

    singkat, jelas n dpt bgt feel nya ny ..

    jgn hiatus dr ff yoonwon donk thor ..
    kmi msih mnunggu klanjutan wife for my husband nya .. 🙂

    gomawo

    Like

  5. Kyaaaaaa.. Senyum2 sendiri bacanya hahahaha so sweet ih.. Mau dong digituin T_T
    Apa thor mau hiatus bikin ff yoonwon??? Andwaeeeeeeeeeeeeeee TT_TT

    Like

  6. sweett…tapi yoona ma siwon gak banyak actionnya disini.. penasaran ma ceritanya yoona ma siwon..apa chingu mau hiatus bikin ff yoonwon??? jangaaaaaaaaannnnnnnn….please jangan..harus tetap semangat sama yoona siwon..aku yakin mereka berdua ada apa2…tapi sepertinya lee so man tidak ingin mengungkap kisah percintaan suju…khusus siwon. terus yakin chingu..fighting!!!

    Like

  7. Kisahnya mcm kisah saya sndiri wktu pertama mau jmpa sm camer takutnya stngah mati n salting tp stlah kenal lbih dkt camer saya tu baik bahkan sgt baik🙂
    Chingu plis jgn berenti dong buat ff yoonwon jebal

    Like

  8. .cerita.a bagus kok ka,, tapi kenapa ka kezia mau hiatus nulis ff yoonwon padahal kand tu cauple favorit aku,, ntar kalo satu per satu pada hiatus.. Lama kelamaan ga ada ff yoonwon lagi donk???

    Like

  9. So swets bgt..
    Bnr2 bikin senyum senyum sendiri…
    Minho bisa aja ngebuat Krystal luluh…
    Siwon juga sempet2 aja ngegoda Yoona…
    Deabekk pokoknya eon…

    Like

  10. Ak sih suka aja ma ff dengan cast lain tapi di dalem ny harus ada yoonwon ny, kaya ff ini meskipun cast ny minsul ttep ada yoonwon jadi lebih semangat bacany, dan ditgu ff lain ny dan ff WFMH doank lanjutin..

    Like

  11. minho oppa so sweet banget,
    krys eonni beruntung dapatin minho oppa,
    minta sequel wedding day mrk donk? hahaha
    yoonwon partny dikit banget,
    aku yoonwon shipper, aku tngguin ya ff yoonwon,
    jgn hiatus donk chingu,
    ttp semangat bkin ff/os/ficlet yoonwon,
    gomawo

    Like

  12. wah cerita nya seru
    kisah percintaan nya ringan, konflik nya jga ga terlalu berat
    daebakk deh buat kezia eonnie
    ini jga slah satu shipper ksukaan aku slain yoonwon…………

    dtunggu sequelnya ini agak gantung eon, hrusnya smpe nikah dan punya anak………….
    #maksa

    Like

  13. owow romantis abiz kristal qm bener2 beruntung dapetin minho🙂
    Kirain td yoonwon tu jd ortu minho ehh trnyata jd kakakx
    Mskipun scene yoonwon dikit tp g pa2 dech itung2 obat kangen ma YW -_-

    Like

  14. wihh kreatif haha.. makan es krim denger lagu itu langsung kepikiran bikin fanfic.. aku suka sih ff minstal tp ak lebih suka yoonwon haha.. oke ditunggu karya”mu selanjutnya🙂

    Like

  15. Daebbak.. Ffnya keren eonni. Pasti krystal bahagia deh dapat cowok seperfect minho oppa..^^

    andweo eonni. Eonni ngga boleh berhenti nulis ff yoonwon… Please jangan ya eonni….#siapa gue ngelarang-larang?

    Like

  16. ceritanya manis,,, ternyata selama ini krystal salah paham dengan sikap ibunya minho,,hoho ceritanya manis dan menghibur,,, ditunggu karya ff nya yang lain😀

    Like

  17. “Jangan pernah kau katakan hal itu lagi, Jung
    Soo Jung. Aku tidak akan pernah melepaskanmu,
    kau hidupku dan sumber kekuatanku sekarang.
    Aku tidak tahu harus berbuat apa jika kau
    sungguh – sungguh dengan perkataanmu tadi.” aku suka bnget kta kata itu thor .. soojung bkin envy bisa dpet pasangan kyak minho… daebak thor .. lanjutkan🙂

    Like

  18. Omooooo. ff minstal??? ahhhh, aku juga suka banget sama couple ini……
    daebakkk thor, ada minstal, yoonwon. couple kesukaan ku. bikinnnn greget dehhh, perlakuan minho se sweet itu……
    choi bersaudara memang pinter mencari istriii kkkk~ ga salah dehh omongannya siwon oppa.
    nice thor, kata-katanya enakk untuk di bacaaa.
    uhhh, jangan hiatus bikin ff yoonwon dong thor, pleasee….
    author masih ada banyak hutang ff yoonwon nihhhh, kkkk~
    di tunggu thor, kelanjutan ff2 nyaa dan tetap semangat🙂

    Like

  19. aish,aish.. minho manis bgt deh :* mau dnk jd krystal xD wkwk. aku kira yg jdi ortunya tuh yw trnyta bkn ya,aih..suka celetukan siwon deh yg blg jago goda wanita,wanita mana sih yg ga meleleh ama choi siblings xD

    Like

  20. Aaaa…so sweet cerita na,,, duh aq kira yg jd oemma na minho itu yoona tp trnyata jd kk ipar na,,,kkk….Minho n siwon sama2 jago gombal,,, Ħăª˚⌣˚Ħăª˚=D˚Ħăª˚⌣˚Ħăª˘•=)) bruntung yah Yoona n krystal bsa masuk kluarga choi yg aman, tentram, damai,, kkkkkk….dtggu ff na yg lain,,, yah Saeng jgn hiatus donk bkin ff Yoonwon,,, ayooo (҂’̀⌣’́)9 ,,,,, okeh…ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ”̮•⌣•ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ”̮

    Like

  21. Aku kira tadi yg jadi ortunya adl yoonwon ternyata bukan. Kezia…jangan berhenti dong buat bikin ff yoonwon. Krn tema ceritamu selalu bagus dan beda dr yg lain ttg yoonwon. Pliiizzzzzzz

    Like

  22. omg, so sweet banget. Kya! Ada yoonwon nyempil? diantara kisah Minstal. Saya suka, saya sukka?! #hahaa😀
    walopun aku lebih fanatik ke yw, tpi buat minstal jg lmyn suka kok. Cocok lah pokoknya,, sma2 seperti hyung/eonni nya #ciyyeee🙂
    sweet story, kpn2 buat lagi yg vrsi yw nya ya thoor…😀

    Like

  23. aw minstal bikin kesemsem aku bacanya, love it❤
    aih minoo bisa aja bikin soojung klepek2 hihih
    ffnya bagus bikin ketagihan, apalg minstal❤
    dtnggu ffnya yg laen yak, fluffy ofc heheh

    Like

  24. weeew..
    bru baca dan bru tau ada ff yg ini…
    sweet bgt crta nya…
    satu pmikiran sna krystal qrain ortu minho ga stuju sma hubungan mrka tpii trnyata stuju bgt…
    minstal cocok bgt ah…
    next ff d tunggu..

    Like

  25. Bagus ceritanya,So Sweet…
    Pertama jengkel sama Eommanya Minho.
    Tapi aku lebih semangat kalo baca ff Yoonwon. Soalnya mereka Couple Favorit aku.
    Aku tetap suka sama ff ini kok.Karena masih membawa unsur Yoonwon
    DAEBAK!

    Like

Give me your LOVE!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s